<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9378">
 <titleInfo>
  <title>PUTUSAN BEBAS UNTUK ALASAN PENGHAPUS PIDANA DITINJAU DARI KUHP DAN KUHAP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LENGKONG, DICTHON JAMES</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">MANADO</placeTerm>
  </place>
  <publisher>DLSU Manado</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Hukum</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putusan bebas adalah salah satu putusan   yang   dikeluarkan oleh   hakim di dalam persidangan. Pada penelitian ini penulis berusaha mengambil bagian putusan bebas yang berasal dari alasan penghapus pidana    yang  ada dalam    KUHP    dan    KUHAP. Penulis ingin mengangkat putusan bebas yang dikeluarkan untuk suatu perbuatan yang bukan merupakan perbuatan melawan hukum,   yang   mana penerapan hukum   yang keliru akan menghasilkan putusan&#13;
bebas yang tidak murni  yang kemudian tidak masuk lagi dalam alasan penghapus pidana dalam KUHP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu isi stem pemidanaan yang adadalam KUHP sehingga dikeluarkannya suatu putusan yang  menyata kan terdakwa bebas, dan juga untuk&#13;
mengetahui kedudukan hokum putusan bebas atas suatu perbuatan pidana Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hokum normatif yang dilakukan dengan cara pengumpulan       data       sekunder. Hasil penelitian       yang penulis dapatkan adalah dimana alasan penghapus pidana ini dibagi dalam  2 kelompok yaitu alasan pemaaf dan alasan pembenar,   dalam  KUHP sendiritidakdisebutkansecarapastitentanghaltersebut,     tetapiputusanbebas yang dikeluarkan hakim denganalasanpenerapanhukumkeliruadalahputusan yang salah. Sedangankankedudukanhukumputusanbebasterhadap KUHAP penulis menemukan bahwa ketentuan tersebut masih mengikat hanya saja upaya hukum atas putusan bebas adalah kewajiban jaksa penuntut umum untuk melayangkan memorikasasi dengan pembuktian bahwa putusan sebelumnya adalah sebuah putusan bebas yang tidak murni. &#13;
&#13;
Kata kunci :putusanbebas, alasanpenghapuspidana,  hakim&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Law</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Catholic University of De La Salle Manado Welcome to De La Salle Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi/Len p</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="210" url="" path="/Untitled.pdf" mimetype="application/pdf">PUTUSAN  BEBAS  UNTUK  ALASAN PENGHAPUS PIDANA DI TINJAU DARI KUHP DAN KUHAP</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>DICTHON_LENGKONG_001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9378</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-11-18 12:44:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-18 12:44:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>